Alumni Pesantren, Harus Sering berkumpul Dengan Sesama Alumni Juga

Dalam salah satu pertemuan alumni yang diselenggarakan tiap bulan, Romo KHM. Rosyad Imam, memberikan sambutan yang intinya menghimbau para alumni untuk selalu berkumpul dengan sesama alumni, agar mereka senantiasa ingat bahwa dirinya adalah santri. Sebab, dengan hal itu, ia akan malu untuk melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan etika santri. Dan ketika seseorang tidak melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan syari'at, maka dia akan bertambah imannya, itulah ma'na dari "al-haya' minal iman (Malu itu sebagian dari iman)".

Selain itu, kalau ingin sukses, seorang itu harus sering berkumpul dengan sesamanya. Lihat saja maling, sukses ketika kumpul dengan maling, begitu juga bajingan, sukses ketika kumpul dengan bajingan. Maka semeatinya petani kumpul dengan petani, pedagang kumpul dengan pedagang, sebab dengan perkumpulan tadi maka akan ada omongan-omongan yang sesuai dengan rencana masing-masing. Kalau tidak demikian, misalnya maling atau bajingan kumpul dengan ulama', maka tidak akan ada omongan yang cocok, bahkan ulama' itu akan melarang perbuatnya, sehingga apa yang direncanakan tidak akan berhasil, ia salah milih teman perjuangannya.

Begitu juga alumni, harus kumpul dengan alumni, itulah sebabnya, dibentuk satu organisasi sebagai wadah untuk berkumpulnya alumni, santri dan para simpatisan.
______________________
Disarikan dari pidato sambutan syaikhina KHM. Rosyad Imam pada waktu pertemuan alumni bulan Robiul awal di kediaman Koordinator Kebunsaji priode 1433-1435 H.