Kedudukan dan Peran Wanita dalam kehidupan sehari hari

Bagaimana suatu kaum bisa menjadi baik dan maju, kalau wanitanya saja belum baik. Kalau kita perhatikan diberbagai aspek kehidupan, wanita mempunyai peran yang sangat penting mulai dari kehidupan dilingkungan keluarga sampai lingkungan bernegara. Wanita merupakan salah satu penentu kemajuan, kualitas dan moralitas suatu bangsa sebagaiman disebutkan dalam suatu hadis:

ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﻋﻤﺎﺩ ﺍﻟﺒﻼﺩ ﺇﺫﺍ ﺻﻠﺤﺖ ﺻﻠﺢ ﺍﻟﺒﻼﺩ ﻭﺇﺫﺍ ﻓﺴﺪﺕ ﻓﺴﺪ ﺍﻟﺒﻼﺩ ‏( ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺪﻳﻠﻤﻲ

Secara dzohir dunia merupakan perhiasan tetapi secara batin dunia merupakan sarana menuju Allah yang diliputi dengan berbagai ujian dan cobaan. Semua manusia baik laki - laki atau perempuan harus berjuang untuk lulus dan sukses dalam masa - masa uji coba. Wanita mempunyai banyak status dalam kehidupan. Diantaranya sebagai ﻣﺎﺩﺓ ﺍﻹﻣﺘﺤﺎﻥ ( bahan ujian), ﺍﻟﺰﻳﻨﺔ (perhiasan) dan sebagai fitnah.

ﻭﻋﻦ ﺃﺳﺎﻣﺔ ﺍﺑﻦ ﺯﻳﺪ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﻤﺎ ﻋﻦ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ : ﻣﺎﺗﺮﻛﺖ ﺑﻌﺪﻱ ﻓﺘﻨﺔ ﻫﻲ ﺃﺿﺮ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺮﺟﺎﻝ ﻣﻦ ﺍﻟﻨﺴﺎﺀ ‏( ﻣﺘﻔﻖ ﻋﻠﻴﻪ )

Syahwat tidak bisa terlepaskan dari manusia dan wanita termasuk syahwat dalam urutan yang pertama sehingga menjadi cobaan terberat bagi manusia.

Allah berfirman :

ﺯﻳﻦ ﻟﻠﻨﺎﺱ ﺣﺐ ﺍﻟﺸﻬﻮﺍﺕ ﻣﻦ ﺍﻟﻨﺴﺎﺀ ﻭﺍﻟﺒﻨﻴﻦ ﻭﺍﻟﻘﻨﺎﻃﻴﺮ ﺍﻟﻤﻘﻨﻄﺮﺓ ﻣﻦ ﺍﻟﺬﻫﺐ ﻭﺍﻟﻔﻀﺔ ﻭﺍﻟﺨﻴﻞ ﺍﻟﻤﺴﻮﻣﺔ ﻭﺍﻷﻧﻌﺎﻡ ﻭﺍﻟﺤﺮﺙ ﺫﻟﻚ ﻣﺘﺎﻉ ﺍﻟﺤﻴﺎﺓ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻭﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﺪﻩ ﺣﺴﻦ ﺍﻟﻤﺂﺏ ‏(ﺁﻝ ﻋﻤﺮﺍﻥ 14: )

Artinya : Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga). Dalam ayat diatas juga dijelaskan bahwa selain wanita termasuk jenis syahwat, juga termasuk perhiasan.

ﻭﻋﻦ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻦ ﻋﻤﺮﻭ ﺑﻦ ﺍﻟﻌﺎﺹ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﻤﺎ ﺃﻥ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻗﺎﻝ : ﺍﻟﺪﻧﻲ ﻣﺘﺎﻉ ﻭﺧﻴﺮ ﻣﺘﺎﻉ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﺍﻟﺼﺎﻟﺤﺔ ‏( ﺭﻭﺍﻩ ﻣﺴﻠﻢ )

"Dunia itu adalah hiasan dan seindahnya hiasan dunia adalah wanita yang sholehah, Dari itu wahai wanita tunjukkanlah pada dunia bahwa dirimu penentu kejayaan suatu bangsa, dengan memenuhi hak dan kewajiban sebagai wanita, bukan mempertontonkan bentuk lekuk tubuhmu yang indah, mengumbar aurat dan pakaian mu yang mengundang fitnah, agar bisa menjadi penentu tegak dan berjayanya suatu bangsa.

Makkah Al-mukarromah 15 februari 2015

Oleh : Abd. Roqib Ridwan Abidin Alkhotem.

Alumni PPT asal Sampang.