Bagaimana Keyakinanmu Tentang Rizqi Dari Allah?

NASIHAT SYEIKH IBN ATHA’ILLAHTENTANG REZEKI“

Alangkah banyaknya sesuatu yang tersembunyi dalam dirimu! Jika engkau mau mengamati dengan saksama maka pasti akan nampak. Dan, hal yang paling berbahaya adalah dosa keraguan kepadaAllah SWT. Sebab, ragu terhadap rezeki berarti ragu terhadap Dzat Sang Pemberi Rezeki. Dan sesungguhnya, dunia ini terlalu hina untuk kau risaukan!Jika engkau mempunyai perhatian tinggi pastilah engkau akan merisaukan sesuatu yang lebih besar, iaitu masalah akhirat.

Orang yang merisaukan hal-hal yang kecil, lalu melupakan sesuatu yang lebih besar, maka berarti dia adalah orang yang paling bodoh.Kerana itu, kerjakanlah kewajiban untuk melaksanakan ibadah dan semua perintah Allah. Dia pun akan menjalankanapa yang menjadi kewajiban-Nya untukmu. Jika kumbang, cicak, dan cacing saja diberi rezeki oleh Allah, apa mungkin engkau akan dilupakan?

Allah SWT berfirman, “Suruhlah keluargamu untuk shalat dan sabarlah dalam mengerjakannya. "Kami tidak menuntut rezeki darimu. Kamilah yang memberi rezeki. Balasan yang baik akan diberikan kepada orang yang bertakwa.” (QS Tha Ha: 132)Jika engkau melihat ada orang yang risau kerana rezeki, maka ketahuilah bahwa sebenarnya dia jauh dari Allah.

Seandainya ada yang berkata kepadamu,“Besok kamu tak perlu kerja! Cukup kamu kerjakan ini saja! Saya akan memberimu seribu ringgit,” pastilah engkau akan percaya dan mematuhi perintahnya. Padahal, dia itu makhluk yang fakir, tak dapat memberi manfaat atau mudharat. Lalu, mengapa engkau merasa cukup dengan Allah Yang Mahakaya dan Mahamulia, yang menjamin rezekimu sepanjang hidup?

Allah SWT berfirman, “Tidak ada makhluk yang melata di muka bumi ini kecuali Allah-lah yang menjamin rezekinya. Dia mengetahui tempat tinggal binatang itu dan tempat penyimpanannya.Semua tertulis dalam Kitab yang nyata (Lawh Mahfuzh).”(QS Hud [11]: 6)

Ibnu Atha’illah dalam Bahjat An-Nufus

dari status fb Mas Dwy Sadoellah