Terro Ta' Apesa'ah | Halal Bihalal IAST KE - 7

Senin 06 Syawal 1437 H, Ikatan Alumni Santri Todungih kembali menggelar acara Halal Bi Halal Ke-VII sebagai wujud nyata dari salah satu program tahunan yang telah tertulis dalam AD/ART (Anggaran Dasar & Anggaran Rumah Tangga)organisasi ini.

Acara yang digelar di kediaman K. Mukhtar, Kebunsaji Panaguan Proppo Pamekasan Jatim ini dihadiri oleh seluruh alumni Pondok Pesantren Todungih yang berada di wilayah Madura maupun luar Madura beserta para Masyayikh dan Majelis Keluarga Pondok Pesantren Todungih Pamekasan.

Sebelum acara dimulai, para hadirin dihibur oleh anggota grup sholawat Ahbabul Mushtofa dari Ponpes Todungih sambil lalu menikmati snack yang dberikan oleh panitia HBH, mereka tampak gembira dengan suasana seperti itu ditambah asyiknya bertemu kawan-kawan alumni yang sudah lama tidak berjumpa.

Setelah acara dibuka dengan pembacaan surah Al-fatihah secara bersama, maka dilanjutkan dengan serangkaian acara berupa qiroatil qura, sholawat nabi, tahlil bersama yang dipimpin oleh K. Mufadlol (salah satu sesepuh Ponpes Todungih), sambutan ketua III, K. Husnul Khitam, sambutan atas nama shohibul bait oleh K. Fakhrur Rozi, santunan anak yatim, pelepasan Pengurus IAST masa khidmah 1435-1437 H, pengangkatan Pengurus IAST yang baru untuk masa khidmah dua tahun (1437-1439 H) oleh KH. Abdullah Imam (Anggota MK), taushiyah agama oleh yang mulia guru kita, Pengasuh serta pendiri Ponpes Todungih, KHM. Rosyad Imam, kemudian acara ditutup dengan do'a bersama yang dipimpin oleh KH. Syamsudin, Banyubulu Pamekasan.

Jika guru ibarat pohon maka alumni dan santri sebagai cabang dan rantingnya. Apabila cabang dan ranting ingin hidup mempunyai dau dan bunga, maka keduanya tidak boleh berpisah dari pohonnya. Kalau tidak, maka  akan kering kerontang tanpa dau dan bunga.
Itulah sebabnya Pengurus IAST beserta Panitia HBH mengusung tema "Terro Tak Apesaah" yang artinya Tak Ingin Berpisah, di dunia apalagi di akhirat. Selain itu karena alumni harus sering-sering kumpul dengan alumni sebagaimana telah disampaikan oleh Pengasuh PPT di disalah satu acara pertemuan IAST, agar alamni pesantren selalu ingat bahwa dirinya adalah santri dan mengenang saat-saat bersama baik suka maupun duka tatkala di Pesantren.
.
Ditulis oleh : Ach. Maushul. (Admin IAST ONLINE)
Berita ini juga dimuat dalam website resmi IAST, www.iasttodungih.net