Inilah Alasan, Kenapa Mbah Mun Zubair Tidak Punya TV?

KH. Maimun Zubair (Pengasung PP Al-Anwar Sarang), termasuk ulama' yang tidak punya TV. Kenapa?

Ternyata alasanya kami temukan disebuah artikel yang dishare di medsos. Berikut ini tek aslinya.

***awal kutipan***

Kenapa Mbah Yai sangat memuliakan Para Habaib?

Mbah Yai nate Ngendiko (Mnah Yai Pernah Mengatakan) " Nur Kanjeng Nabi itu ada dua, Ada Nur bi Nasab, ada Nur bi Ilmi.
Nur bi Nasab ini dibawa oleh para keturunannya. Nur bi ilmi dibawa oleh para ulama.

Seorang Habaib walau tidak alim itu tetap
membawa Nur bi nasab, wajib kita hormati.

Dan sekarang banyak kyai yang kehilangan
Nur bi Ilmi, punya ilmu tapi ga ada Nur nya
sebab kebanyakan nonton TV, oleh karena
itu saya tidak punya TV, bukan karena saya
ga kuat beli (ucap beliau sambil suara
gujengnya yg khas)" . Aw Kama Qol.

Beliau juga nate ngendiko, " Orang itu harus tau situasi, bisa menempatkan dalil, Jangan hanya "Qul al-Haqqo wa law kana murro" aja dibawa kemana-mana, tapi juga ingat
"Lakum dinukum wa liya din". Jagalah
kesatuan Indonesia, "Bedo tapi podo, podo
tapi bedo". Aw kam Qol.

***akhir kutipan***
Demikian, sebagaimana yang saya kutip dari akun fb Kaligrafi Arab.

Kita sebagai alumni PPT, patut bersyukur dikaruniai masyayikh, KH. Rosyad Imam beserta saudara-saudaranya, yang juga tidak punya TV sebagaimana Mbah Yai Maimun Zubair. Dengan ini, kita harus yakin bahwa nur ilmi dalam diri para masyayikh selalu melekat tak pernah sirna.

Semoga kita semua, mendapatkan barikah nur ilmi dari Guru-guru kita, amin.