Ternyata Empat Ini Yang Selamat, Jangan Jadi Yang Ke Lima

Rasulullah Saw menjelaskan kepada para shahabatnya mengenai lima golongan manusia terkait ilmu, yang celaka adalah golongan kelima.
1. Orang Yang Berilmu
2. Orang Yang Menuntut Ilmu
3. Menjadi Pendengar Yang Baik
4. Pencinta Ilmu
5. Tetapi Jangan menjadi, bukan orang yang ilmu, bukan yang menuntut ilmu, tidak menjadi pendengar yang Baik, tidak suka dengan ilmu, maka kamu akan celaka.

Marilah cintai para Ulama' karana kebaikannya akan kembali kepada kita sendiri, dan ketika seseorang iri, dengki, hasud atau bahkan memusuhi para Ulama', apalagi mengajak orang untuk menjauh dari ulama', maka dampaknya akan kembali kepada dirinya sendiri, sebagaimana dikatakan oleh Rosulullah
Saw:
ﻛﻦ ﻋﺎﻟﻤﺎ ﺃﻭ ﻣﺘﻌﻠﻤﺎ ﺃﻭ ﻣﺴﺘﻤﻌﺎ ﺃﻭ ﻣﺤﺒﺎ ﻭﻻ ﺗﻜﻦ ﺧﺎﻣﺴﺎ
ﻓﺘﻬﻠﻚ
"Jadilah orang yang memiliki ilmu (Ulama'),atau orang yang mempelajari ilmu (Santri), atau orang yang suka mendengarkan (Tentang ilmu), atau orang yang mencintai ilmu dan janganlah menjadi orang yang kelima maka kamu akan celaka" (HR. Baihaqi).

Lebih jelasnya, Rasul Saw memerintahkan umatnya menjadi ‘Alim (orang berilmu, guru, pengajar). Jika belum sanggup, jadilah Muta’alliman (orang yang menuntut ilmu, murid, pelajar, santri) atau menjadi pendengar yang baik (Mustami’an), paling tidak menjadi Muhabban –pecinta ilmu, simpatisan pengajian, donator lembaga dakwah dan pendirikan dengan harta, tenaga, atau pikiran, atau mendukung majelis-majelis ilmu. Lalu Rasul Saw menegaskan, jangan jadi orang kelima (Khomisan), yaitu tidak jadi guru, murid, pendengar, juga tidak menjadi simpatisan atau supporter. Celakalah golongan kelima ini. “Fatahlik!” tegas beliau SAW.